Sejarah asal usul nama Indonesia



Pernah gak terfikir oleh temen-temen gimana si terbentuknya nama negeri tercinta kita ini…?,Terus siapa yang pertama kali menciptakan nama Indonesia.

Mari coba kita bahas

Kita mulai pada pertengahan abad ke-19.dulu kronik-kronik Tionghoa menyebut kepulauan di antara  indociana dan Australia sebagai Nan-hai yang berarti “Kepulauan Laut Selatan”,sementara menurut Berbagai catatan kuno bangsa India  kepulauan ini disebut sebagai Dwipantara yang diambil dari kata bahasa sanskerta yaitu dwipa (pulau) dan antara (luar, seberang) .

Namun Pedagang-pedagang arab menyebut nama kepulauan ini dengan sebutan Jaza'ir al-Jawi (Kepulauan Jawa).Bahkan sampai saat ini jemaah haji asal Indonesia masih sering di panggil "orang Jawa" oleh orang Arab, termasuk untuk orang Indonesia dari luar Jawa sekali pun. Dalam bahasa Arab juga dikenal nama-nama Samathrah (Sumatera), Sholibis (Pulau Sulawesi), dan Sundah (Sunda) yang disebut kulluh Jawi("semuanya Jawa").

Sedang Saat Orang-orang Eropa pertama kali datang,Kepulauan ini memperoleh nama Kepulauan Hindia (Indische ArchipelIndian Archipelagol'Archipel Indien) atau Hindia Timur (Oost IndieEast IndiesIndes Orientales) , Bagi mereka, daerah yang terbentang luas antara Persia dan Tiongkok semuanya adalah Hindia. Nama lain yang kelak juga dipakai adalah "Kepulauan Melayu",Kemudian setelah itu, Unit politik yang berada di bawah jajahan Belanda memiliki nama resmiNederlandsch-Indie (Hindia Belanda).

Pada tahun 1850 nama Indonesia muncul dan mulai dikenal melalui majalah tahunan  Journal of Indian Archipelago and Eastern Asia  yang dikelola oleh seorang Skotlandia yang meraih sarjana hukum dari Universitas Edinburgh    yaitu James Richardson Logan (1819-1869).
Logan Menerbitkan JIAEA pada tahun 1847 di Singapura.Kemudian pada tahun 1849 seorang ahli etnologi bangsa InggrisGeorge Samuel Windsor Earl (1813-1865), menggabungkan diri sebagai redaksi majalah JIAEA.
Dalam JIAEA volume IV tahun 1850, halaman 66-74, Earl menulis artikel On the Leading Characteristics of the Papuan, Australian and Malay-Polynesian Nations.Dalam artikelnya Earl mengusulkan sebutan khusus bagi warga Kepulauan Melayu atau Kepulauan Hindia (Hindia-Belanda) dengan dua nama yang diusulkan, yakni Indunesia atau Malayunesia. Earl sendiri menyatakan memilih nama Malayunesia daripada Indunesia, karena Malayunesia Lebih tepat untuk ras Melayu, dibandingkan Indunesia yang bisa juga digunakan untuk Ceylon/Srilanka  dan Maldives/ Maladewa.
Namun Dalam JIAEA Volume IV, halaman 252-347, James Richardson Logan menulis artikel The Ethnology of the Indian Archipelago.Dalam artikel tersebut nama Indonesia untuk pertama kalinya tercetak pada halaman 254 (Di terjemahkan ke bahasa Indonesia)

"Mr Earl menyarankan istilah etnografi "Indunesian", tetapi menolaknya dan mendukung "Malayunesian". Saya lebih suka istilah geografis murni "Indonesia", yang hanya sinonim yang lebih pendek untuk Pulau-pulau Hindia atau Kepulauan Hindia"

Pada tahun 1884 guru besar etnologi di Universitas Berlin yang bernama Adolf Bastian (1826-1905) memopulerkan nama Indonesia dalam bukunya berjudul Indonesien; Oder Die Inseln Des Malayischen Archipel terbitan 1884 sebanyak lima jilid. Buku tersebut memuat hasil penelitiannya di Nusantara dalam kurun 1864-1880. Menurut Carey, Bastian membagi wilayah Nusantara dalam zona etnis dan antropologi.Akibat dari buku tersebut adalah sempat timbul anggapan bahwa istilah "Indonesia" itu ciptaan Bastian seperti yang tercantum dalam Encyclopedie van Nederlandsch-Indië tahun 1918.
Singkat cerita Pada tanggal 28 Oktober 1928 dalam Sumpah Pemuda nama "Indonesia" dinobatkan sebagai nama tanah air, bangsa, dan bahasa. Kemudian mosi kepada Pemerintah Belanda agar nama Indonesië diresmikan sebagai pengganti nama "Hindia-Belanda"  Pada bulan Agustus 1939 yang diajukan oleh tiga orang anggota Volksraad  Muhammad Husni ThamrinWiwoho Purbohadidjojo, dan Sutardjo Kartohadikusumo  ditolak.
Pada tahun 1939  juga  diterbitkan KamusPoerwadarminta yang dengan mencantumkan lema nusantara sebagai bahasa Kawi untuk "kapuloan (Indonesiah)".
Dengan pendudukan Jepang pada tanggal 8 Maret 1942, lenyaplah nama "Hindia Belanda". pendudukan Jepang menggunakan istilah To-Indo (Hindia Timur) untuk menyebut wilayah taklukannya di kepulauan ini.Pada tanggal 17 Agustus 1945, menyusul deklarasi Proklamasi Kemerdekaan, lahirlah Republik Indonesia.

Jadi Orang yang pertama kali Menciptakan nama Indonesia adalah James Richardson Logan melalui artikel On the Leading Characteristics of the Papuan, Australian and Malay-Polynesian Nations dalam JIAEA volume IV tahun 1850, halaman 66-74.Kemudian Nama Republik Indonesia diresmikan pada tanggal 17 Agustus 1945.

Itu tadi penjelasan dari saya tentang Sejarah asal usul  nama Indonesia Meskipun ya memang gak detail-detail banget ya,Saya Mencoba agar kalian gak terlalu bosen membacanya biar setidaknya kita tau nama-nama yang pernah  tersemat pada negeri kita ini, semoga bermanfaat buat kita semua.

0 Response to "Sejarah asal usul nama Indonesia"

Posting Komentar